Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Bagus merupakan musuh utama dari Hebat. Sebuah perusahaan yang telah merasa bagus akan cenderung puas dan tidak berusaha menjadi perusahaan yang hebat. Untuk mencapai perusahaan yang hebat, seorang enterpreneur, dalam posisi sebagai komandan (pioneer) maka anda dapat menerapkan enam strategi berikut:
Disiplin
Bangun budaya disiplin dalam perusahaan, sehingga tidak memerlukan kontrol yang berlebihan. Apalagi jika dikombinasikan dengan intrpreneurship, perusahaan akan memiliki pendorong yang sangat kuat untuk maju secara cepat.

Konsep Yang Terfokus
Tentukan bisnis inti untuk perusahaan anda, tentu saja yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan anda berkompeten di dalamnya. Dengan begitu, perusahaan anda akan mempunyai pijakan yang cukup kuat untuk menjadi yang terhebat.

Selangkah Demi Selangkah 
Jalankan semua proses selangkah demi selangkah sampai akhirnya terbentuk momentum yang memungkinkan perusahaan untuk tinggal landas.

Memilih Siapa Baru Apa
Mulailah dengan memilih orang yang tepat dan meletakkannya pada posisi yang tepat (serta membuang orang yang tidak tepat) baru menentukan arah yang dituju.

Optimis
Setiap tahapan menuju perusahaan hebat selalu berisikan masalah. Seorang enterpreneur yang hebat, selalu optimis dan berani menyelesaikan seluruh masalah yang menghadangnya.
Teknologi Sebagai Akselerator
Beragam teknologi saat ini sudah tersedia, seorang pemimpin yang hebat mampu memilih teknologi yang tepat dan menjadikannya sebagai akselerator.

Sumber artikel : teknopreneur edisi 6 tahun 2007

 
Share ke temen - temen kamu dengan Facebook, Twitter, dan masih banyak lainnya
Xu Dahui di Institut Bioengineering Wuhan
BEIJING  - Cinta seorang gadis ini terhadap ayahnya memang patut dipuji. Saat dirinya terjebak dalam kesibukan kuliah, dirinya masih menjaga ayahnya yang tubuhnya lumpuh sebagian. Xu Dahui yang saat ini tengah belajar mendalami teknik elektro dan mekanik di Institut Bioengineering Wuhan, terus membawa ayahnya yang sedang sakit saat ia sedang mengikuti kuliah. 

Tidak hanya saat ia sedang kuliah, Xu juga menjaga ayahnya saat dirinya bekerja di kantin kampusnya. Meskipun sibuk membagi waktu mengurus orang tua dan belajar, secara mengagumkan Xu terus berada di peringkat teratas dalam hampir seluruh mata kuliahnya (wow!). "Keadaan tidak mempersulit hidup saya. Saya anak satu-satunya, jika berhenti kuliah, siapa yang akan menjaganya (ayah Xu)," ungkapnya. Dia memutuskan untuk membawanya ke kampus karena ibunya juga tidak mampu merawat sang ayah, karena sakit yang diderita. Ayah Xu menderita pendarahan otak akut, yang menyebabkan sebelah badannya mengalami kelumpuhan parsial. 

Selama merawat kedua orang tuanya, Xu selalu dipenuhi dengan jadwal yang padat. Dimulai bangun pagi untuk membeli sarapan, yang kemudian dilanjutkan membangunkan ayahnya dan mengurusnya sebelum hendak ke kampus. Perjalanan dari rumah ke kampus pun memakan waktu sekitar satu jam. Saat kembali dari kuliah pun, Xu harus disibukan kembali dengan memasak untuk makan malam bagi ibu dan ayahnya. Sebelum belajar pada malam hari mahasiswi manis ini juga membiasakan untuk memijat ayahnya selama 30 menit, sebelum sang ayah tidur. Pihak universitas yang tersentuh dengan kisah hidup XU, akhirnya menawarkan apartemen universitas untuk keluarga Xu tinggal secara gratis. Ia juga bekerja di kantin kampus dan menjual pulsa telepon selama tiga jam, selama jeda perkuliahan. Subhanallah,, lalu bagaimana dengan kita?  

source: Fajar Nugraha - Okezone, http://international.okezone.com/read/2010/05/29/214/337504/214/anak-berbakti-bawa-ayahnya-saat-kuliah
 
 
Ayo share ke temen - temen kamu dengan Facebook, Twitter, dan masih banyak lainnya

Gabung Milis Yuk..

Berlangganan artikel INILAH INFO terbaru via Email

twitter iklan koranfacebook iklan korangoogle pluslinkedinrss feedemail

Advertisment

Stats Info

stats online users