Tampilkan postingan dengan label Animalia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animalia. Tampilkan semua postingan
 
Para ilmuwan berhasil menemukan spesies cumi2 baru di belahan Samudra Hindia. Penemuan ini dilaporkan International Union for the Conservation Nature pada Senin 15 November kemarin. Spesies ini termasuk dalam famili Chiroteuthid. Spesies dengan ukuran panjang sekitar 70 cm ini mempunyai organ yang mampu memancarkan cahaya untuk menakuti mangsanya / musuhnya. Dari laporan IUCN, spesies ini ditemukan di bagian dasar laut yang terjal. Selama ini telah ditemukan 70 spesies cumi-cumi dalam ekspedisi yang dilakukan, semua spesies cumi-cumi itu mewakili 20 persen dari spesies cumi-cumi yang ada di dunia.

"Selama 10 hari ini, para ilmuwan bekerja dengan mikroskop untuk mengidentifikasi berbagai jenis ikan, cumi-cumi dan makhluk laut menarik lainnya," ungkap Alex Rogers, ahli biologi kelautan dari Zoological Society of London. Carl Gustaf Lundin, Leader dari  IUCN Global Marine Programme, berkata jika penemuan spesies baru ini tidak hanya akan memuaskan para ilmuwan yang bekerja di lapangan. "Penelitian ini juga berguna bagi pengelolaan ekosistem di Samudra Hindia dan ekosistem laut dalam secara global." Penemuan ini merupakan bagian dari ekspedisi penelitian menggunakan kapal riset yang tahun kemarin mengarungi Samudra Hindia untuk mengumpulkan 7.000 sampel makhluk hidup dari kedalaman 1.200 meter.

Sumber : www.iucn.org
 
Share ke temen - temen kamu dengan Facebook, Twitter, dan masih banyak lainnya
Monodon monoceros
Narwhal (Monodon monoceros) adalah nama salah satu paus yg paling tidak diketahui manusia. Nama “narwhal” berasal dari bahasa Norse Kuno yg berarti “paus mayat”. Nama itu diberikan karena kebiasaannya yg kadang-kadang berenang tak bergerak di permukaan laut dengan posisi perut menghadap ke atas & warna tubuhnya yg bertotol-totol kelabu seperti pelaut yg tenggelam. Mereka diketahui hanya hidup di seluruh perairan Kutub Utara, tepatnya di Samudera Arktik. Narwhal adalah paus bergigi & termasuk karnivora yg memakan hewan-hewan laut seperti ikan, udang, atau cumi-cumi
Sebuah pemindaian berwarna mikrograf elektron (SEM) dari kepala Belatung atau larva lalat langau (Protophormia sp) dengan gigi taring kecil yang membentang dari mulutnya.. Para belatung ini di dunia medis digunakan untuk membersihkan luka.


Para belatung yang telah disterilkan akan ditempatkan di daerah luka, kemudian mereka memakan jaringan yang mati dan membiarkan jaringan sehat tetap tanpa disentuh olehnya sedikitpun. Air liur mereka mengandung bahan kimia anti-bakteri yang mempertahankan sterilitas di daerah tersebut. Belatung digunakan pada bisul dan luka mendalam dari rongga organ tubuh dan paling sering digunakan untuk mengobati luka diabetes pada kaki.

Belatung (Protophormia sp)

meskipun wajahnya seram, tetapi membawa manfaat yang berguna sekali bagi kita bukan.??!.

sumber : http://www.telegraph.co.uk/science/picture-galleries/7924099/Creepy-crawlies-Amazing-Scanning-Electron-Microscope-pictures-of-insects-and-spiders.html?image=01,  Picture: STEVE GSCHMEISSNER / SCIENCE PHOTO LIBRARY/ BARCROFT MEDIA
Tahukah anda jika siput yang selama kita anggap lamban dalam bergerak ternyata salah? Sebuah perlombaan di Norfolk, seekor siput yang diberi nama Sydney mampu mengalahkan 200 pesaingnya dalam perlombaan balapan siput se-Dunia.

Hewan berlendir yang identik berjalan lamban itu, memenangkan perlombaan dengan hitungan waktu tiga menit dan 41 detik. Pemiliknya adalah Claire Lawrence (62), dari Litcham, Norfolk, dihadiahi cangkir perak berisi daun selada. Congham, merupakan kota yang menjadi tuan rumah acara ini selama 25 tahun, dan dijuluki sebagai "Pasar Balapan Siput".
Perlombaan itu dilakukan di atas meja yang ditutup dengan kain yang basah. Siput-siput itu diletakkan di tengah lingkaran, hewan itu harus berjalan menuju lingkaran luar yang membentuk garis finis. Rekor dunia dipecahkan pada 1995 untuk total waktu selama dua menit, pemenangnya waktu itu adalah siput bernama Archie, dia harus melewati lintasan sepanjang 13 inci untuk menjadi pemenang.

Okezone.com

Ini dia 5 hewan yang menduduki posisi pemegang rekor dengan suara yang terkeras di Bumi.









Paus Biru
1.Paus Biru
Suara paus biru merupakan yang paling keras yang ada di bumi dengan besaran 188 desibel, coba bandingkan dengan konser music-music rock yang hanya berkisar antara 100 desibel saja.. Paus biru jantan ini menggunakan suara lantangnya tersebut untuk menarik perhatian lawan jenisnya yang berjarak ratusan mil jauhnya.

Howler Monkey



2.Howler Monkey
Monyet jenis ini ditemukan di hutan hujan Amerika. Dia bisa tumbuh sampai 4 kaki dan terbiasa hidup berkelompok. Suara monyet ini dapat terdengar hingga radius 10 mil, dan dinobatkan oleh Guiness sebagai "the loudest land animal"

Elephant






3.Gajah
Saat gajah menghentakkan kakinya ke tanah maka getaran tersebut dapat terdengar hingga radius 20 mil. Gajah melakukan komunikasi melalui kaki yang menghasilkan getaran tersebut. Penelitian di Afrika
mengidentifikasi bahwa gajah mengirimkan pesan untuk peringatan, untuk menyapa, dan mengumumkan ajakan seperti "Lets go!!" Suara yang dihasilkan sekitar 80 desibel.
North American Bullfrog



4.North American Bullfrog
Nama kodok ini diberikan berdasarkan suara keras yang dimilikinya, teriakan jauh yang dikeluarkan katak jantan ini bisa terdengar hingga 1,5 mil. Untuk menghasilkan suara beresonansi tersebut katak memompa udara bolak baliknya di antara paru-paru dan mulut serta diseberang pita suaranya.

Hyena
5.Hyena
Hyena membuat "staccato", yaitu serangkaian suara hee-hee-hee-hee bernada
tinggi atau disebut "cekikikan" oleh ahli zoologi saat mereka dalam keadaan terancam, diserang atau dikejar mangsa. Tawa dari Hyena ini dapat terdengar hingga radius 8 mil.

http://www.kaskus.us/member.php?u=839973

Ada lebih dari 2.000 jenis kunang-kunang di Bumi kita ini, yang mana kenang-kunang itu sebenarnya adalah kumbang bersayap. Mekanisme dari proses bercahayanya kunang-kunang itu biasanya menunjukkan beberapa informasi, contohnya masa hidup.

Kunang-kunang mampu bersinar bahkan ketika masih berupa larva-larva kecil. Kedipan cahaya mereka, adalah cahaya kapur yang bertindak sebagai peringatan bagi para pemangsa.



Seorang peneliti dari Inggris sedang mengerjakan sebuah alat yang dapat menafsirkan komunikasi yang dilakukan oleh seekor lumba - lumba. Jadi tampaknya Kita bisa berbicara dengan lumba - lumba tidak lama lagi...
Disebut Cymascope, adalah kreasi seorang engineer akustik, John Stuart Reid dan seorang peneliti lumba - lumba dari Amerika, Jack Kassewitz. Alat ini mengizinkan suara dari lumba - lumba untuk menggetarkan air, yang nantinya getaran tersebut akan dikonversi oleh sebuah software menjadi sebuah grafik di layar.


Gabung Milis Yuk..

Berlangganan artikel INILAH INFO terbaru via Email

twitter iklan koranfacebook iklan korangoogle pluslinkedinrss feedemail

Advertisment

Stats Info

stats online users