Canon EOS C 300 - Canon EOS C 300 Untuk Sinematografi. Perkembangan dunia perfilman di dunia saat ini terus berkembang, sehingga kemajuan teknologi yang dipergunakan dalam pembuatan film pun terus berkembang, seiring dengan tumbuhnya industri perfilman.

Canon EOS C 300 - Canon EOS C 300 Untuk Sinematografi

Di Indonesia salah satunya, dimana dunia film juga meningkat seiring dengan tumbuhnya rumah-rumah production. Menyikapi perkembanagn dan pertumbuhan kegiatan dunia perfilman CANON melalui distributornya di Indonesiia PT Datascrip merilis produk terbarunya di jajaran EOS dengan nama CANON EOS C300 yang dikhususkan untuk Sinematografi dengan dua model pilihan yaitu : Mount Lensa EF yang biasa digunakan pada kamera Canon EOS DSLR, serta Mount Lensa PL yang banyak digunakan di Industri penyiaran/broadcast.

CANON EOS C300 dengan bentuk yang Compec dan Canggih hanya dengan berat body : 1430g dan serta berukuran : 133mm x 171mm x 179mm, memberikan kemudahan kepada cameramen dalam bergerak mengambil gambar atau pengguna untuk mendapatkan hasil karya yang bagus

Dalam Canon C300 dengan lensa canon EF pencahaayaan perifer dapat secara otomatis mengoreksi tingkat keredupan objek dengan karakteristik optic lensa dan iris sehingga fungsi kontrol dilakukan langsung oleh kamera. Bagi para filmmaker kekuatan lensa seperti ini bisa mengelaborasi sebuah scene sehingga angle dan dimensi pengambilan gambar menjadi lebih kaya dan kreatif dalam menggugah sisi emosional penonton.

Komposisi resolusi tinggi 8.3 Megapixel, membuat Canon C300 sebagai kamera video konvensional untuk merekam gambar bergerak dengan sensitivitas tinggi dan noise yang minim. Terdapat teknologi Shallow depth of field/bokeh dari hasil kolaborasi dari sensor Super 35mm CMOS Sensor & Proseso DIGIC DV III.

Proses Editing Canon C300 / C300 PL dapat dilakukan dengan menggunakan codec movie MPEG-2 Full HD (MPEG2 4:2:2 @HL Compliant), mereproduksi warna yang kaya untuk kinerja resolusi tinggi dan kemudahan saat proses paskaproduksi, karena sudah sesuai dengan standar editing system pada umumnya ( NLE-Non Linier Editing : FCP/Premiere/Avid/grass valley ). Serta dengan Color sampling 4:2:2 menjadikan penyempurnaan warna (color correction) saat editing sehingga colorist yang bertanggung jawab memperindah tampilan sinematografi bisa lebih leluasa mengolah materi video, didukung pula dengan shooting dengan green screen lebih sempurna dan terlihat nyata. Dan tidak tertinggal pula menyimpan hasil video berkualitas tinggi dengan tingkat perekaman hingga 50 Mbps. Canon EOS C 300 - Canon EOS C 300 Untuk Sinematografi

Gabung Milis Yuk..

Berlangganan artikel INILAH INFO terbaru via Email

twitter iklan koranfacebook iklan korangoogle pluslinkedinrss feedemail

Advertisment

Stats Info

stats online users